Tuesday, May 6, 2014

Ruam Popok Pada Bayi

Ruam popok pada bayi? Bagaimana mengatasinya?

Ruam popok adalah salah satu jenis kelainan kulit bayi yang hanya terjadi pada daerah yang tertutup popok saja. Ruam popok pada bayi muncul akibat reaksi zat-zat yang terdapat dalam urin atau feses. Tinja bayi yang minum susu formula bersifat basa, sementara tinja bayi yang minum ASI bersifat asam. Karena hal ini bayi yang minum susu formula lebih mudah terserang ruam popok.

Gejala ruam popok ini terlihat seperti bercak yang dimulai sekitar alat kelaminnya, jika tidak diobati maka kulit akan tegang dan timbul bisul. Dari popok tercium bau amonia yang kuat. Kemerahan pada daerah yang tertutup popok. Kulit tegang seperti kertas dengan bintil-bintil bernanah yang dimulai dari anus kemudian ke bokong dan terus ke paha.

Yang bisa dilakukan Bunda antara lain:
·  Segera ganti popok bayi begitu basah.
·  Saat membersihkan bokong bayi, alirkan air ke arah bokongnya dan jangan menggosok kulitnya yang kemerahan.
·  Kulit yang merah dicuci dengan air hangat, kemudian dikeringkan dengan baik
·  Beri krim/salf seng-oksida untuk mencegah rangsangan dari urin ke kulit
·  Jika menggunakan popok kain, gunakan dari bahan yang lembut dan menyerap keringat.
·  Usahakan bokong bayi tetap kering
·  Jangan memberi  bedak di sekitar daerah tertutup popok karena bisa menggumpal dan mengakibatkan infeksi
·  Usahakan popok dalam keadaan kering dan tidak lembab.
·  Cuci popok bayi dengan bersih, usahakan tidak memakai pemutih atau sejenisnya dan dicuci dengan air panas
·  Bilas popok kain
dengan air bersih. Jangan menggunakan pelembut kain karena dapat menyebabkan reaksi kulit.

 bayi dan popok




No comments:

Post a Comment