Friday, May 30, 2014

Tips dan Trik Untuk Mencuci Popok Kain

Berikut beberapa saran untuk membantu bunda mencuci popok kain dengan mudah. Jika bunda memiliki tip dan trik yang tidak terdapat dibawah, beritahu kami sehingga kami dapat menambahkannya.

• Hindari Desitin dan krim dari bahan zinc-oxide karena akan membuat noda pada popok kain anda.
• Pastikan Velcro (prepet) tidak dalam kondisi terbuka supaya tidak nyangkut ke cucian yang lain.
• Hindari sabun laundri karena dapat meninggalkan sisa-sisa pada popok kain
• Hindari deterjen dengan “penerang” atau enzim karena dapat merusak popok kain dan menimbulkan gatal-gatal
• Lakukan “tes bau” setelah mencuci. Jika popok kain berbau seperti deterjen, lakukan pembilasan dengan air hangat.
• Gunakan air lemon untuk menghilangkan noda sebelum dijemur dan cuci ulang popok kain sebelum digunakan
• Lakukan proses pemutaran ulang saat menjemur untuk membantu popok kain anda – atau cucian lain untuk menjadi lebih cepat kering
• Bila Clodi dan insert mulai tidak bermanfaat sebagaimana mestinya, mungkin perlu dilakukan stripping.

Semua hal diperhatikan, Mencuci popok kain semudah mencuci pakaian lain. Kenyataannya lebih mudah mencuci popok kain dari pada pakaian kita yang lain

Sumber : www.geagallery.com


 tips mencuci clodi

Tuesday, May 6, 2014

Ruam Popok Pada Bayi

Ruam popok pada bayi? Bagaimana mengatasinya?

Ruam popok adalah salah satu jenis kelainan kulit bayi yang hanya terjadi pada daerah yang tertutup popok saja. Ruam popok pada bayi muncul akibat reaksi zat-zat yang terdapat dalam urin atau feses. Tinja bayi yang minum susu formula bersifat basa, sementara tinja bayi yang minum ASI bersifat asam. Karena hal ini bayi yang minum susu formula lebih mudah terserang ruam popok.

Gejala ruam popok ini terlihat seperti bercak yang dimulai sekitar alat kelaminnya, jika tidak diobati maka kulit akan tegang dan timbul bisul. Dari popok tercium bau amonia yang kuat. Kemerahan pada daerah yang tertutup popok. Kulit tegang seperti kertas dengan bintil-bintil bernanah yang dimulai dari anus kemudian ke bokong dan terus ke paha.

Yang bisa dilakukan Bunda antara lain:
·  Segera ganti popok bayi begitu basah.
·  Saat membersihkan bokong bayi, alirkan air ke arah bokongnya dan jangan menggosok kulitnya yang kemerahan.
·  Kulit yang merah dicuci dengan air hangat, kemudian dikeringkan dengan baik
·  Beri krim/salf seng-oksida untuk mencegah rangsangan dari urin ke kulit
·  Jika menggunakan popok kain, gunakan dari bahan yang lembut dan menyerap keringat.
·  Usahakan bokong bayi tetap kering
·  Jangan memberi  bedak di sekitar daerah tertutup popok karena bisa menggumpal dan mengakibatkan infeksi
·  Usahakan popok dalam keadaan kering dan tidak lembab.
·  Cuci popok bayi dengan bersih, usahakan tidak memakai pemutih atau sejenisnya dan dicuci dengan air panas
·  Bilas popok kain
dengan air bersih. Jangan menggunakan pelembut kain karena dapat menyebabkan reaksi kulit.

 bayi dan popok




Monday, May 5, 2014

10 Tips Ganti Popok bayi

Meski terkesan mudah, namun ada strategi tersendiri saat Anda harus ganti popok. Berikut tipsnya:
  1. Ganti popok secara berkala agar kulit bayi tetap kering. Cek kondisi popok secara rutin, apalagi ketika bayi Anda tetap tidur pulas meski popoknya dipenuhi kotoran dan air seni. Ganti popok bayi minimal 2-3 jam sekali, sebelum atau sesudah bayidiberi ASI agar bayi terhindar dari ruam popok. 
  2. Siapkan semua dalam jangkauan tangan Anda. Bayi sangat mudah terguling dari tempat dia diletakkan. Karena itu, siapkan di dekat Anda: matras atau pelapis meja ganti, popok bersih (sebaiknya lebih dari 1), kapas, baskom berisi air hangat, tisu basah, krim anti ruam (untuk kulit sensitif), pakaian bersih, keranjang untuk meletakkan pakaian kotor, dan handuk.
  3. Letakkan bayi secara telentang di atas permukaan datar. Lepaskan celana bayi lalu gulung bajunya hingga ke atas dada agar tidak terkena kotoran. Jika terkena, segera lepaskan dan letakkan di dalam keranjang pakaian kotor. Lepaskan perekat/ ikatan popok lalu lipat ke arah belakang hingga terlepas dengan sendirinya. Dengan demikian kotoran yang berada di bagian dalam popok tak akan mengotori kain lain yang berada di sekitar meja ganti.
  4. Jika kotoran terlanjur tercecer ke bagian tubuh bayi, segera bersihkan dengan menggunakan bagian dalam depan popok. Pegang kedua pergelangan kaki bayi dengan satu tangan lalu angkat bokongnya kemudian gulung popok dari arah depan ke belakang dan gunakan perekat/tali pinggang untuk menutup gulungan popok kotor tersebut. Letakkan popok kotor di tempat yang aman dari jangkauan bayi. Setelah ia selesai buang air besar, jaga posisi kaki agar tetap terangkat sehingga Anda dapat melihat bagian bokong dan membersihkan sisa kotoran yang menempel di sekitarnya. Usahakan untuk mengganti kapas atau tisu basah sesering mungkin saat membersihkan kotoran bayi.
  5. Letakkan kembali kedua kaki bayi kemudian bersihkan alat kelamin menggunakan kapas yang telah dibasahi dengan air hangat. Gerakkan satu per satu kaki bayi ke arah samping kanan dan kiri untuk memastikan bagian dalam kaki dan selangkangan bayi telah bersih.
  6. Gunakan nappy cream jika kulit bayi cenderung sensitif untuk menjaga kelembapan kulit sehingga meminimalisir terjadinya ruam popok. Penggunaan krim tidak perlu jika kulit bayi baik-baik saja.
  7. Pegang kedua pergelangan kaki bayi dan arahkan ke atas hingga bokongnya terangkat. Letakkan setengah bagian belakang popok bayi yang baru —bagian yang memiliki perekat/tali— tepat di bawah pinggang belakang bayi kemudian letakkan kembali kedua kaki mungilnya di atas matras meja ganti. Tarik setengah bagian depan popok dan arahkan di antara kakinya lalu arahkan ke atas hingga mencapai perut kemudian segera rekat/ikat kedua sisinya.
  8. Keringkan dengan menggunakan kapas atau handuk bersih. Tunggu selama satu hingga dua menit sebelum Anda pakaikan popok yang baru, sambil Anda usap-usap tubuhnya. Agar momen ini menjadi pengalaman yang menyenangkan bagi bayi.
  9. Pastikan posisi popok bayi menutupi bagian bokong dan alat kelamin dengan sempurna. Periksa pula perekat pinggangnya, usahakan tidak terlalu kencang atau terlalu longgar. Cara memeriksanya: masukkan dua jari Anda —jari telunjuk dan jari tengah— di antara popok dan perut bayi. Jika jari Anda muat, tandanya popok tersebut pas dengan tubuh bayi.
  10. Setelah selesai, letakkan bayi di tempat yang aman. Masukkan popok kotor ke dalam keranjang dan cucilah tangan menggunakan sabun dengan air mengalir, bahkan jika perlu gunakan cairan antiseptik. 


Niceforkids menyediakan popok bayi yang sangat cocok untuk dipakai bayi newborn sampai usia 6bulan. Selengkapnya di www.niceforkids.com
 popok bayi