Wednesday, October 22, 2014

CLODI VS POSPAK


Plus Minus Clodi dan Pospak
Makin beragamnya popok untuk bayi, seperti Clodi atau diaper, tentu bisa bikin Anda bingung. Mana yang lebih baik buat anak Anda?

Clodi (cloth diaper) adalah popok kain modern kian lama kian menjadi favorit banyak bunda.dari segi  Penampilan pun semakin bervariasi. Tapi, di luar penampilannya yang bikin gemas, sudahkah bunda tahu plus-minusnya memakai clodi dibandingkan pospak (popok sekali pakai) alias diaper?

Kalau belum, baca dulu yang ini ya, Bun...


Clodi
Pospak
Harga
Kualitas biasanya sebanding dengan harga. Meski lebih mahal, clodi bisa dipakai berulang kali (dan dilungsurkan), sehingga modal besar hanya diperlukan di awal pembelian.
Hitung berapa kali Anda mengganti popok si kecil dalam sehari, dan kalikan jumlahnya dengan 365 untuk mengetahui pengeluaran dana per tahun. Cukup tinggi, kan?
Perawatan
Agak repot. Cara mencuci harus diperhatikan betul agar clodi tidak malah jadi sarang kuman. Sebulan sekali, clodi juga mesti dibilas bersih-bersih tanpa sabun agar daya serapnya tetap baik.
Praktis, tinggal buang setelah dipakai. Tapi ingat, Anda menambah sampah lingkungan setiap kali membuang selembar popok.
Kenyamanan
Lapisan dalam clodi biasanya terbuat dari kain fleece, microfleece, bamboo atau hemp yang lembut di kulit. Tinggal pilih mana yang cocok dan tidak menimbulkan reaksi alergi pada kulit si kecil.
Popok premium memiliki bahan lapisan dalam yang lembut, Kualitas popok yang lebih murah biasanya tidak sebaik popok premium sehingga lebih berisiko menimbulkan ruam.
Penampilan
Agak tebal karena terbuat dari lembaran kain berlapis-lapis. Desain clodi pada umumnya cantik sehingga bisa digunakan tanpa perlu dilapisi celana.
Lebih tipis dan ringan ketimbang clodi. Penampilan luarnya standar, tidak jauh berbeda antara satu merek dengan lainnya.
Bun sudah lihat sendiri kan buktinya kalau pakai clodi jauh lebih murah dan nyaman J




BACA JUGA 

Jual Cloth Diapers / Clodi Murah

Clodi Nifo Kids Minky adalah all-sized cloth diapers yang bisa digunakan oleh bayi dengan berat 4 kg sampai dengan toddler dengan berat 18 kg. Clodi Nifo Kids dilengkapi dengan snap/ kancing yang bisa disetel ke dalam ukuran S, M, dan L sesuai berat badan bayi.

Alasan menggunakan Clodi Nifo Kids :
* Clodi Nifo Kids - Green Reusable. Bisa digunakan berulangkali, tidak sekali pakai buang.
* Save your money. Ekonomis, sekali beli dapat bertahan hingga anak usia 2 tahun.
* Eco-friendly. Ramah lingkungan, tidak seperti pospak berbahan plastik yang limbahnya sulit terurai.
* Adjustable size. Bisa disesuaikan ke berbagai ukuran sehingga dapat ‘tumbuh’ bersama bayi Anda.
* Comfortable. Berbahan lembut yang nyaman bagi kulit bayi.
* Breathable. Kulit bayi Anda dapat ‘bernapas’ dengan baik.
* Cute. Tersedia dalam berbagai pilihan warna yang menarik.

Material Outer Layer
Bahan outer layer/ lapisan luar terbuat dari breathable PUL (Poly Urethane Laminate) Minky (beludru) yang bersifat water-proof, sehingga dapat menahan cairan keluar tapi tetap memungkinkan kulit bayi Anda untuk dapat ‘bernapas’ dengan baik.

Material Inner Layer
Bahan inner layer/ lapisan dalam terbuat dari micro suede cloth yang bersifat menjauhkan cairan sehingga kulit bayi tetap kering dan terhindar dari rash/ ruam popok.

Material Insert
Insert/soaker pad yaitu lapisan penyerap berbahan microfiber yaitu bahan serupa handuk dengan serat mikro yang berdaya serap hebat tapi cepat kering saat dijemur.

Kemasan : 1 pcs pocket diapers + 1 pcs insert microfiber 3 layer
SELENGKAPNYA KLIK DISINI




BACA JUGA

Apa Itu Clodi ...????

Apa itu clodi ?
apa itu clodi? Mungkin ada sebagian bunda yang masih terasa asing mendengar kata clodi. Clodi itu adalah singkatan dari cloth diapers atau yang artinya popok kain yang bisa di cuci ulang.

Jadi yang dimaksud clodi atau cloth diapers tuh apa ya…??
Istilah clodi sepertinya lebih khusus untuk penyebutan cloth diapers yaitu popok kain modern, yang dibuat dari bahan khusus yang telah ada lapisan anti tembusnya atau bahasa kerennya PUL (polyurethan laminate). Bahan ini sifatnya waterproof namun tetap breathable atau tetap kering meski volume pipis telah penuh. Biasanya dipakai untuk lapisan luar dari clodi. PUL ini juga performa luarnya bervariasi ada yang polos ada juga yang bermotif lucu2, ada juga yang minky atau beludru. Jadi meski menampung pipis didalamnya tapi  tetap bisa gaya dengan berbagai warna dan motif yang keren, anti bocor dan nyaman dipakai. Selain itu lapisan dalam clodi yang menempel pada kulit bayi atau yang biasa disebut inner clodi, juga telah menggunakan bahan yang nyaman. Biasanya yang digunakan sebagai inner adalah bahan2 kain yang namanya fleece, suedecloth, atau bamboo. Nah yang terakhir itu berasal dari serat bambu yang hipoalergi juga antibakteri, jadi sangat cocok untuk kulit bayi yang sensitif. Inner clodi tuh bahannya sangat lembut & bersifat meneruskan cairan namun cairan tak dapat kembali keluar sehingga kulit bayi tetap kering & tidak menyebabkan ruam. Jadi pake clodi bs jadi solusi juga bagi bayi yang kulitnya sensitif dan mengurangi resiko  terjadinya diaper rash (ruam akibat penggunaan popok terutama popok sekali pakai).

            Trus ada lagi yang menarik dari clodi dibanding popok sekali pakai atau bahasa kerennya diapers disposable. Jika diapers diaposable biasanya ada berbagai ukuran mulai S-XL yang disesuaikan dengan umur dan berat bayi. Jadi bayi akan berganti ukuran diapers jika sudah tidak muat, juga setiap kenaikan ukuran harganya pun semakin mahal. Nah berbeda dengan clodi, umunya clodi hanya satu ukuran yang bisa di setting mulai ukuran S-L dan bisa dipakai mulai baby newborn hingga 2 tahun saat si kecil sudah mandiri dan bisa pipis sendiri. Jadi hanya beli satu ukuran bisa dipakai hingga anak kita ga perlu lagi pake diapers. Praktis dan lebih hemat kan bunda. Dan lebih hemat lagi karena terbuat dari kain jadi bisa di cuci ulang dan digunakan berulang kali. Dan jika perawatannya bagus bisa diturunkan juga tuh ke adek-adeknya. Keren kan bunda…….:-)

 SELENGKAPNYA KLIK DISINI




Friday, May 30, 2014

Tips dan Trik Untuk Mencuci Popok Kain

Berikut beberapa saran untuk membantu bunda mencuci popok kain dengan mudah. Jika bunda memiliki tip dan trik yang tidak terdapat dibawah, beritahu kami sehingga kami dapat menambahkannya.

• Hindari Desitin dan krim dari bahan zinc-oxide karena akan membuat noda pada popok kain anda.
• Pastikan Velcro (prepet) tidak dalam kondisi terbuka supaya tidak nyangkut ke cucian yang lain.
• Hindari sabun laundri karena dapat meninggalkan sisa-sisa pada popok kain
• Hindari deterjen dengan “penerang” atau enzim karena dapat merusak popok kain dan menimbulkan gatal-gatal
• Lakukan “tes bau” setelah mencuci. Jika popok kain berbau seperti deterjen, lakukan pembilasan dengan air hangat.
• Gunakan air lemon untuk menghilangkan noda sebelum dijemur dan cuci ulang popok kain sebelum digunakan
• Lakukan proses pemutaran ulang saat menjemur untuk membantu popok kain anda – atau cucian lain untuk menjadi lebih cepat kering
• Bila Clodi dan insert mulai tidak bermanfaat sebagaimana mestinya, mungkin perlu dilakukan stripping.

Semua hal diperhatikan, Mencuci popok kain semudah mencuci pakaian lain. Kenyataannya lebih mudah mencuci popok kain dari pada pakaian kita yang lain

Sumber : www.geagallery.com


 tips mencuci clodi

Tuesday, May 6, 2014

Ruam Popok Pada Bayi

Ruam popok pada bayi? Bagaimana mengatasinya?

Ruam popok adalah salah satu jenis kelainan kulit bayi yang hanya terjadi pada daerah yang tertutup popok saja. Ruam popok pada bayi muncul akibat reaksi zat-zat yang terdapat dalam urin atau feses. Tinja bayi yang minum susu formula bersifat basa, sementara tinja bayi yang minum ASI bersifat asam. Karena hal ini bayi yang minum susu formula lebih mudah terserang ruam popok.

Gejala ruam popok ini terlihat seperti bercak yang dimulai sekitar alat kelaminnya, jika tidak diobati maka kulit akan tegang dan timbul bisul. Dari popok tercium bau amonia yang kuat. Kemerahan pada daerah yang tertutup popok. Kulit tegang seperti kertas dengan bintil-bintil bernanah yang dimulai dari anus kemudian ke bokong dan terus ke paha.

Yang bisa dilakukan Bunda antara lain:
·  Segera ganti popok bayi begitu basah.
·  Saat membersihkan bokong bayi, alirkan air ke arah bokongnya dan jangan menggosok kulitnya yang kemerahan.
·  Kulit yang merah dicuci dengan air hangat, kemudian dikeringkan dengan baik
·  Beri krim/salf seng-oksida untuk mencegah rangsangan dari urin ke kulit
·  Jika menggunakan popok kain, gunakan dari bahan yang lembut dan menyerap keringat.
·  Usahakan bokong bayi tetap kering
·  Jangan memberi  bedak di sekitar daerah tertutup popok karena bisa menggumpal dan mengakibatkan infeksi
·  Usahakan popok dalam keadaan kering dan tidak lembab.
·  Cuci popok bayi dengan bersih, usahakan tidak memakai pemutih atau sejenisnya dan dicuci dengan air panas
·  Bilas popok kain
dengan air bersih. Jangan menggunakan pelembut kain karena dapat menyebabkan reaksi kulit.

 bayi dan popok




Monday, May 5, 2014

10 Tips Ganti Popok bayi

Meski terkesan mudah, namun ada strategi tersendiri saat Anda harus ganti popok. Berikut tipsnya:
  1. Ganti popok secara berkala agar kulit bayi tetap kering. Cek kondisi popok secara rutin, apalagi ketika bayi Anda tetap tidur pulas meski popoknya dipenuhi kotoran dan air seni. Ganti popok bayi minimal 2-3 jam sekali, sebelum atau sesudah bayidiberi ASI agar bayi terhindar dari ruam popok. 
  2. Siapkan semua dalam jangkauan tangan Anda. Bayi sangat mudah terguling dari tempat dia diletakkan. Karena itu, siapkan di dekat Anda: matras atau pelapis meja ganti, popok bersih (sebaiknya lebih dari 1), kapas, baskom berisi air hangat, tisu basah, krim anti ruam (untuk kulit sensitif), pakaian bersih, keranjang untuk meletakkan pakaian kotor, dan handuk.
  3. Letakkan bayi secara telentang di atas permukaan datar. Lepaskan celana bayi lalu gulung bajunya hingga ke atas dada agar tidak terkena kotoran. Jika terkena, segera lepaskan dan letakkan di dalam keranjang pakaian kotor. Lepaskan perekat/ ikatan popok lalu lipat ke arah belakang hingga terlepas dengan sendirinya. Dengan demikian kotoran yang berada di bagian dalam popok tak akan mengotori kain lain yang berada di sekitar meja ganti.
  4. Jika kotoran terlanjur tercecer ke bagian tubuh bayi, segera bersihkan dengan menggunakan bagian dalam depan popok. Pegang kedua pergelangan kaki bayi dengan satu tangan lalu angkat bokongnya kemudian gulung popok dari arah depan ke belakang dan gunakan perekat/tali pinggang untuk menutup gulungan popok kotor tersebut. Letakkan popok kotor di tempat yang aman dari jangkauan bayi. Setelah ia selesai buang air besar, jaga posisi kaki agar tetap terangkat sehingga Anda dapat melihat bagian bokong dan membersihkan sisa kotoran yang menempel di sekitarnya. Usahakan untuk mengganti kapas atau tisu basah sesering mungkin saat membersihkan kotoran bayi.
  5. Letakkan kembali kedua kaki bayi kemudian bersihkan alat kelamin menggunakan kapas yang telah dibasahi dengan air hangat. Gerakkan satu per satu kaki bayi ke arah samping kanan dan kiri untuk memastikan bagian dalam kaki dan selangkangan bayi telah bersih.
  6. Gunakan nappy cream jika kulit bayi cenderung sensitif untuk menjaga kelembapan kulit sehingga meminimalisir terjadinya ruam popok. Penggunaan krim tidak perlu jika kulit bayi baik-baik saja.
  7. Pegang kedua pergelangan kaki bayi dan arahkan ke atas hingga bokongnya terangkat. Letakkan setengah bagian belakang popok bayi yang baru —bagian yang memiliki perekat/tali— tepat di bawah pinggang belakang bayi kemudian letakkan kembali kedua kaki mungilnya di atas matras meja ganti. Tarik setengah bagian depan popok dan arahkan di antara kakinya lalu arahkan ke atas hingga mencapai perut kemudian segera rekat/ikat kedua sisinya.
  8. Keringkan dengan menggunakan kapas atau handuk bersih. Tunggu selama satu hingga dua menit sebelum Anda pakaikan popok yang baru, sambil Anda usap-usap tubuhnya. Agar momen ini menjadi pengalaman yang menyenangkan bagi bayi.
  9. Pastikan posisi popok bayi menutupi bagian bokong dan alat kelamin dengan sempurna. Periksa pula perekat pinggangnya, usahakan tidak terlalu kencang atau terlalu longgar. Cara memeriksanya: masukkan dua jari Anda —jari telunjuk dan jari tengah— di antara popok dan perut bayi. Jika jari Anda muat, tandanya popok tersebut pas dengan tubuh bayi.
  10. Setelah selesai, letakkan bayi di tempat yang aman. Masukkan popok kotor ke dalam keranjang dan cucilah tangan menggunakan sabun dengan air mengalir, bahkan jika perlu gunakan cairan antiseptik. 


Niceforkids menyediakan popok bayi yang sangat cocok untuk dipakai bayi newborn sampai usia 6bulan. Selengkapnya di www.niceforkids.com
 popok bayi